Kembalikan Handphone Temuan, Wanita ini Jadi Tersangka dan Diperas Oknum Polisi Rp. 35 Juta.
Nama : Abdul Halim Bydi
Nim : 302180059
Kelas : KPI. C
Sumber yang tertera : https://youtu.be/j9vrhefLLUI https://twitter.com/txtdrpemerintah/status/1355546335542341632?s=08
Beberapa
waktu yang lalu saya membaca berita di Twitter yang menurut saya cukup menarik.
Perihal
seorang wanita yang bernama Siti Nuraisyah menjadi oknum pemerasan angota
kepolisian, pasalnya wanita ini menemukan hp di mal dan dirinya berniat untuk
mengembalikanya tetapi bukanya mendapatkan sambutan hangat, dirinya malah
menjadi tersangka dan sempat diperas oleh oknum tersebut dirinya berkata
didepan media. “Saya kaget ni, Hp yang saya temukan tidak segitu harganya. Niat
saya bagus mau mulanhkan hp kok malah seperti ini. Tuduhan saya hp ini saya
matikan.” Ujar Siti Nuraisyah, Kamis (28/1/2021).
Saya
yang membaca berita tersebut cukup heran pasalnya ada orang yang bernita baik
malah di tuduh melalkukan kejahatan, saya yang habis membaca berita tersebut
cukup berpikir, bagaimana kalau saya yang menemukan hp, atau dompet dijalan
kemudia niat saya inggin mengembalikanya malah dituduh seperti Siti Nuraisyah,
disini saya menjadi takut jika menemukan barang berharga seperti itu saya akan
mengambilnya atau membiyaranya.
Karena
saya juga pernah menemukan dompet tidak jauh dari parkiran kampus IAIN, lalu
saya cari tau pemiliknya dan setelah saya kembalikan respon si pemilik cukup
baik, malah saya diberi hadian berupa makanan.
Tetapi
bagaiman barang yang saya temukan itu milik oknum berpangkat ?
Saya berpikir kemungkinan barang itu saya akan bisarkan saja, dan saya taruh ditempat asalnya agar orang lain saja yang menemukanya, karena saya cukup trauma oleh oknum berpangkat.
Setelah saya membaca berita itu, saya menscreenshot kemudian saya jadikan instastory, tidak butuh waktu lama seseorang membalas story yang saya buat, orang itu membalas “Hoax” kemudian saya memberi link berita itu dan dia menyangkal lagi bahwa itu “Hoax” bahwa itu katanya “Playing victim” daripada berbuntut panjang saya memilih menghapus story yang saya buat.
Kemudian beberapa hari kemudian berita yang saya baca masuk Tranding Youtube dan saya tonton, dan amati bahwa berita itu bukan Hoax. Disini saya percaya bahwa beberapa oknum memang sengaja melakukan kelicikan agar mendapatkan keuntungan. Kesimpulan yang saya dapatkan jangan sampai berurusan oleh penegak aparat karena akan berbuntut panjang.


Komentar
Posting Komentar